Pikiran adalah Kekuatan
Oleh : Najm Layla
Apa
yang Anda alami hari ini adalah dampak dari pikiran Anda kemarin. Apa yang akan
Anda alami esok hari adalah dampak dari pikiran Anda hari ini. Pikiran yang
sedang Anda bayangkan saat ini sedang
menciptakan kehidupan masa depan Anda.
(Dr.Ibrahim
Elfiky)
Perasaan dan perbuatan
dimulai dari pikiran. Pikiranlah yang menjadi pendorong setiap perbuatan.
Pikiranlah yang menentukan kondisi jiwa, tubuh, kepribadian, dan rasa percaya
diri. Dengan berpikir manusia dapat
menentukan pilihannya, bisa membedakan yang bermanfaat dan tidak bermanfaat,
antara yang halal dan yang haram, antara yang positif dan yang negatif. Dengan
begitu, ia bisa memilih yang cocok bagi dirinya dan bertanggung jawab atas
pilihannya.
Berpikir
itu sederhana dan hanya butuh waktu sekejap. Namun, ia memiliki proses yang
kuat dari tujuh sumber yang memberi kekuatan luar biasa pada proses berpikir
dan referensi bagi akal. Ketujuh sumber itu ialah orang tua, keluarga,
masyarakat, sekolah, teman, media massa, dan diri kita sendiri.
Pikiran
itu lebih dalam dan lebih kuat daripada yang kita bayangkan. Berpikir
melahirkan pengetahuan, pemahaman, nilai, keyakinan, dan prinsip. Pikiran
menjadi titik tolak bagi tujuan dan mimpi-mimpi. Ia menjadi referansi rasional
dalam eksperimentasi, perjalanan hidup, pemaknaan, serta cara memahami
kebahagiaan dan kesengsaraan.
Pikiran
bisa jadi penyebab penyakit kejiwaan dan fisik. Pikiran bahagia membuat kita
bahagia dan pikiran sengsara membuat kita sengsara. Pikiran takut membuat kita
takut. Pikiran berani membuat kita berani. Socrates berkata, “Dengan pikiran,
seseorang bisa menjadikan dunianya berbunga-bunga atau berduri-duri.”
Pikiran
adalah sumber pendorong perilaku, sikap, dan hasil yang kita dapatkan. Plato
mengatakan, “Sumber setiap perilaku adalah pikiran. Dengan pikiran kita bisa
maju atau mundur. Dengan pikiran kita bisa bahagia atau sengsara”. Kita dapat menjadi apa yang kita pikirkan.
Namun, semua itu bergantung pada bagaimana kita merencanakan tujuan dan merealisasikannya.
Jika
kita ingin sukses , pelajarilah kesuksesan itu dan berpikirlah seperti
orang-orang sukses. Jika kita ingin bahagia, pelajarilah kebahagiaan dan
berpikirlah seperti orang-orang yang bahagia. Pikiran adalah hasil pilihan kita
sendiri. Sebelum kita memilih pikiran tertentu maka pertimbangkanlah baik-baik.
Jika pikiran tertentu memiliki dampak positif, mantapkan hingga menjadi
pengontrol perbuatan kita secara konsisten.
Sumber : Terapi Berpikir positif,
karya Dr. Ibrahim Elfiky.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar